Saat melanjutkan perjalanan-Nya yang penuh penderitaan, Yesus melihat sekelompok perempuan Yerusalem yang menangisi-Nya. Meskipun dalam keadaan lemah dan tersiksa, Ia tetap menunjukkan kepedulian dan belas kasih. Yesus tidak meminta belas kasihan untuk diri-Nya, tetapi mengingatkan mereka untuk menangisi dosa-dosa mereka dan dunia ini.
Perhentian ini mengajarkan bahwa Yesus selalu mengarahkan kita untuk bertobat dan memperbaiki diri. Dalam hidup, sering kali kita larut dalam kesedihan, tetapi Tuhan ingin kita melihat lebih dalam, untuk mengubah hati dan hidup kita sesuai dengan kehendak-Nya.
💰 Donasi: Rp 100.000.000 (Dapat dicicil 4 kali)
👥 Dapat dimiliki oleh maksimal 3 donatur
📜 Nama donatur akan diabadikan di area donasi
📍 Ukuran Perhentian: Panjang 2,10 meter | Lebar 1,00 meter
🙏 Jadilah bagian dari perjalanan iman ini dan hadirkan tempat refleksi bagi umat! ⛪✨